Sebagian teman-teman tentu sudah membaca sebuah iklan rokok yang berbunyi: “Berani mandiri meski modal masih mini”. Iklan yang bagus, seiring dengan gerakan ayo mandiri yang sering dikumandangkan akhir-akhir ini.
Berani mandiri maksudnya berani berwirausaha, berani memulai usaha sendiri, berani membuka lapangan kerja.
Memang tidak semua orang seketika bisa dan mampu memulai usaha sendiri. Mungkin kendalanya tidak tahu harus usaha apa, kurang informasi, kurang pergaulan, kurang pengalaman dan modal finansial. Tapi jika ada kemauan dan niat yang sungguh-sungguh, tentu dia akan mempersiapkan diri dan segala sesuatunya untuk mulai berwirausaha tiga, lima atau sepuluh tahun tahun kedepan.
Bagi teman-teman yang sudah mampu untuk memulai usaha sendiri jangan ragu-ragu lagi untuk segera memulainya.
Bagi kebanyakan orang berwirausaha itu identik dengan membangun sebuah industri. Jangan berpikir seperti itu, terlalu besar. Sebuah industri tentu membutuhkan sumber daya dan finansial yang besar. Berwirausaha dapat dimulai dari yang kecil-kecil.
Seorang teman yang berusaha sate padang di daerah Rawamangun mampu mendapatkan penghasilan bersih Rp. 800.000,00 per hari, sebulan penghasilan bersihnya mencapai Rp. 24.000.000,00
Seorang teman yang membuka usaha mie ayam dengan satu gerobak mendapatkan penghasilan bersih Rp. 200.000,00 perhari, sekarang dia sudah punya sepuluh gerobak, penghasilan bersihnya mencapai Rp. 60.000.000,00 per bulan.
Ada juga teman yang berusaha rental mobil untuk kantor-kantor dan pabrik, memulainya dengan DP mobil minim.
Dan masih banyak lagi usaha yang bisa dimulai dengan modal mini.
“Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.”
“Mari kita makmurkan diri, keluarga, dan bangsa dengan usaha mandiri.”
T.Priok, 07.05.11
Yoche.