Aug 29, 2013

Orang Sukses Cinta Keluarga


Beberapa waktu yang lalu, kantor kami kedatangan tamu untuk membicarakan sebuah kerjasama bisnis. Beliau sudah berusia sekitar 60 tahun. Beliau datang bersama istri dan seorang anak laki-lakinya. Beliau punya usaha dibidang transportasi, alat berat, dan pertambangan. Beliau berencana mengimpor beberapa unit alat berat untuk keperluan usahanya. Dan beliau datang untuk membicarakan kemungkinan kerjasama dalam proses importasi alat berat tersebut.

Disela-sela pembicaraan bisnis, kami bercerita hal-hal lain. Beliau bercerita, bahwa mereka sekeluarga ikut mengelola bisnis mereka. Jadi orang sering heran, kenapa meeting soal bisnis membawa keluarga. Ternyata bukan sekadar keluarga, ternyata anggota keluarganya adalah juga para profesional di perusahaannya. Ooo.. Baru saya mengerti, tadi saya pikir mereka tidak profesional, bicara bisnis kok bawa keluarga.

Banyak perusahaan-perusahaan besar adalah perusahaan keluarga. Keluarga adalah pengambil keputusan final, sementara urusan teknis tetap diserahkan kepada ahlinya.

Beliau mengatakan, bahwa rata-rata orang-orang yang sukses dan bahagia itu adalah orang-orang yang setia dan cinta keluarga.

Setia dan cinta adalah kekuatan..!


Yoche.

 

 

 

Aug 27, 2013

HIJRAH


Beberapa waktu yang lalu saya ngobrol-ngobrol dengan seorang teman yang berhasil Hijrah dari Padang ke Jakarta. Beliau baru saja membawa keluarganya untuk menetap di Jakarta. Setelah sebelumnya beberapa tahun bekerja di kota Padang, beliau merasakan tidak ada perkembangan dalam karier/pekerjaannya. Atas izin keluarga dan berbagai pertimbangan, beliau berani memutuskan mengadu nasib ke Ibu Kota. Beruntung beliau punya beberapa teman yang sudah cukup berhasil di Jakarta. Melalui bantuan temannya beliau mendapatkan pekerjaan sementara, sambil terus berusaha menemukan pekerjaan yang diharapkannya. Karena gigih dan yakin dan punya kemampuan, akhirnya beliau menemukan pekerjaan idamannya di sebuah perusahaan swasta.

Ada juga seorang teman yang lain yang sekarang berhasil punya dua Rumah Makan Padang  di Jakarta setelah memutuskan melepaskan pekerjaanya di sebuah perusahaan swasta di Padang.

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman juga berhasil Hijrah dari Riau ke Jakarta setelah merasa tidak berkembang disana.

Beberapa tahun yang lalu, seorang teman juga berhasil Hijrah dari Jakarta ke Sukabumi dan jadi pengusaha disana

Dan saat ini tetangga saya dalam proses Hijrah ke Yogyakarta setelah merasakan jenuh tinggal di kota Jakarta.

Banyak diantara kita yang merasa jenuh dan terperangkap dalam situasi yang tidak berkembang, dan tidak menyenangkan, baik dalam pekerjaan, bisnis, maupun lingkungan tempat tinggal. Tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk Hijrah.

Jika kita maknai lebih luas, Hijrah tidak hanya berpindah dari suatu daerah ke daerah lain, tetapi Hijrah bisa juga berarti pindah kerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain, atau pindah usaha dari suatu usaha ke usaha lain.

Dunia itu luas, pekerjaan itu luas, bisnis atau usaha itu juga luas. Masih banyak tempat untuk Hijrah sampai menemukan tempat idaman kita.


Yoche.

 

.