May 4, 2012

Mendapatkan Ide Bisnis dengan cara A T M (Amati, Tiru, Modifikasi)




Hampir semua orang ingin jadi pengusaha. Tapi banyak yang tidak tahu mau usaha apa?. Mencari ide mengenai usaha apa yang akan dijalankan memang tidak mudah. Banyak yang nekat asal usaha berakhir dengan sukses bangkrut.

Salah satu cara yang cukup ampuh untuk mendapatkan ide usaha adalah dengan cara A T M, yaitu: Amati, Tiru, dan Modifikasi. Bahkan sah-sah saja jika tanpa modifikasi, yaitu dengan cara A T S : Amati, Tiru, Seratus persen (he he he).

Amatilah produk/jasa yang laku dipasaran, yang repeat ordernya tinggi, atau yang profitnya tinggi. Pilihlah satu yang kira2 cocok dan sesuai dengan kemampuan. Kemudian tirulah produk/jasa tersebut. Untuk membedakan, modifikasilah. Bisa dengan membedakan bentuk, kualitas, harga, cara menjual, atau mengemas.

Cara A T M ini juga berlaku dalam berdagang, amatilah barang dagangan apa yang laku dan menguntungkan, juallah barang tersebut, carilah lokasi strategis, dan desainlah tempat berdagang yang menarik pembeli.

Produk/jasa yang laku kita tiru, biasanya tiruannya pun akan laku, apalagi jika disajikan dengan lebih baik.

Tapi hati-hati dalam menerapkan cara A T M ini. Jangan sekali-kali melanggar hak cipta/paten, bisa-bisa berakhir di penjara. Biasanya yang  dipatenkan orang adalah merk. Jadi dalam meniru, gunakanlah merk sendiri.

Semoga Sukses Jadi Peniru, eh.. Pengusaha!

May 3, 2012

5 Sikap Utama Pendukung Sukses Berwirausaha


1.     Banyak Membaca

Rata-rata orang sukses suka membaca. Membaca sudah menjadi bagian dari rutinitas harian mereka. Mereka sadar betul bahwa untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mereka harus banyak membaca.

Bagi calon pengusaha dan pengusaha pemula dianjurkan banyak membaca buku-buku motivasi, pengembangan diri, biografi orang-orang sukses, dan kisah perjalanan bisnis-bisnis sukses. Membaca buku-buku ini akan menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri, membentuk mindset dan karakter pengusaha, serta memberi pengetahuan bagaimana membangun bisnis sukses.


2.     Banyak Berteman

Rata-rata pengusaha sukses itu punya banyak teman. Mereka sudah merasakan manfaat besar dari pertemanan (networking) dalam mendukung kesuksesan bisnis mereka.

Kita sering mendengar kisah-kisah sukses karena pertemanan. Misalnya, si A bisa memodali usahanya karena dibantu oleh temannya si B yang punya banyak uang. Si A bisa mendapatkan banyak order karena punya banyak teman yang memberi order. Si A bisa masuk kerja karena direkomendasikan oleh temannya si B. Si A gampang urusannya dimana-mana karena banyak punya teman orang-orang penting.

Bangun dan kembangkanlah terus pertemanan, rajinlah bersilaturahim, dan jagalah nama baik.


3.     Banyak Belajar

Orang-orang sukses adalah para pembelajar. Setiap aktivitas dalam kehidupan mereka adalah proses pembelajaran. Mereka belajar dari mana saja. Mereka belajar dari buku-buku, internet, kesuksesan dan kegagalan (pengalaman) sendiri, kesuksesan dan kegagalan (pengalaman) orang lain, dan dari berbagai kejadian dan peristiwa. Mereka sadar betul bahwa berhenti belajar berarti berhenti sukses.

Dunia berkembang dan berubah dengan sangat cepat, terutama dibidang tekhnologi dan informasi. Siapa saja yang tidak mau belajar akan tertinggal jauh dibelakang. 

Jadikan setiap detik kehidupan adalah proses pembelajaran. Pegang teguh petuah minang, “Alam terkembang jadikan guru”. Dan belajarlah sepanjang hayat.


4.     Banyak memberi

Rata-rata para pengusaha sukses itu suka memberi. Mereka pemurah, tidak pelit. Mereka sadar betul, dengan banyak memberi akan lebih banyak menerima. Kita sering mendengar banyak orang-orang kaya menyumbangkan banyak harta kekayaannya untuk kegiatan amal.

Dalam agama pun kita sangat dianjurkan untuk banyak memberi/bersedekah, dan dijanjikan oleh Allah SWT akan dibalas berlipat-lipat ganda.

Pemberian bisa dalam bentuk uang, tenaga, pikiran, tulisan, do’a, dan lain-lain.

Yakinlah, bahwa apapun yang kita berikan dalam kehidupan ini akan berbalik kembali kepada kita. Semakin banyak kita memberi, akan semakin banyak kita menerima.    


5.     Yakin

Kita sering mendengar ungkapan: “Anda adalah apa yang anda yakini sepenuh hati”. Dan “Apapun yang anda yakini sepenuh hati akan menjadi kenyataan”. Begitu kuatnya keyakinan. 

Kita sering mendengar kisah Thomas Alfa Edison dalam menemukan bola lampu yang menyala. Mengapa Dia tetap mencoba walaupun sebelumnya telah gagal berkali-kali? Karena Dia yakin akan berhasil.

Keyakinan akan berdampak kepada keseriusan kita dalam menjalankan usaha. Semakin kita yakin, semakin kita serius. Keyakinan akan membuat kita terus bertahan dalam cobaan, dan terus melangkah maju melewati rintangan. Keyakinan akan membuat kita maksimal dalam berusaha, sehingga kesuksesan itu dapat kita raih.


(Yoche)