Terlebih dahulu saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1431H.
Apa yang dapat kita teladani dari peringatan Idul Adha? Adalah pengorbanan, totalitas kepatuhan dan penyerahan diri manusia kepada Tuhannya.
Nabi Ibrahim rela menyembelih anaknya Ismail. Dan Ismail pun rela dikorbankan demi mengikuti perintah Allah SWT. Kemudian Allah SWT. menggantinya dengan seekor kibas. Keduanya sukses melewati ujian spiritualnya. Keduanya sukses dalam pencapaian spiritualnya melalui pengorbanan yang sangat berat.
Apakah yang sudah kita korbankan dalam pencapaian spiritual kita?
Tiada sukses tanpa pengorbanan. Sukses dibidang apapun menuntut pengorbanan. Pengorbanan waktu, tenaga, uang, darah dan air mata.
Kata orang: “No pain, no gain”, memang berlaku. Untuk mencapai sukses dalam berbagai bidang kehidupan seperti bidang spiritual, social, financial, karier, bisnis, dll. membutuhkan pengorbanan. Dan tidak ada yang instan, kadang dibutuhkan waktu dan kerja keras bertahun-tahun untuk mencapainya.
Contoh pengorbanan ringan yang sering kita lakukan adalah: kerja ekstra, kuliah lagi, jauh dari keluarga, menunda kesenangan, mengambil resiko, menanggung malu, menahan ego, bersedekah, dll. Kenapa disebut pengorbanan ringan? Karena belum seberapa dibandingkan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail.
Memang, tiada sukses tanpa pengorbanan. Mau sukses, harus mau berkorban.
Bekasi, 17 November 2010,
Yoche.
a very inspiring article
ReplyDeletekeep writing and good luck, bro....